Translate

20141103

Pelayanan dalam Penderitaan

Kolose 1:19-29

Pelayanan dalam penderitaan!
Siapa yg mau melayani dlm penderitaan? Atau melayani meski menderita?
* Rasanya harus pikir2 dulu ya . . .
Krn tidak melayani saja dlm hidup ini kita sudah cukup menderita; di rumah, di tempat kerja, di sekolah, di masyarakat (mengalami diskriminasi) dan banyak lagi penderitaan yg mungkin kita hadapi.
Jadi masa melayani di gereja masih harus menderita juga?
Tapi itulah kenyataannya, melayani Tuhan, melayani jemaatNya, dan melayankan Injil harus siap untuk menderita!
Mengapa . . . ?
Krn pelayanan ini adalah upaya membawa bahkan merebut orang2 yg dlm kegelapan dosa kpd terang Allah. Dari seteru Allah menjadi damai dgn Allah. Membawa orang2 yg akan binasa kpd keselamatan.
Pelayanan spt ini membutuhkan pengorbanan, kesungguhan dan kerja keras yg luar bisa, karena . . .
Efesus 6:12  karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

* Pelayanan dlm penderitaan ini, pertama2 diteladankan oleh Yesus sendiri (ay 19-23)
+ sekalipun kepenuhan Allah diam dlm diri Yesus namun Ia harus menderita di salibkan demi mendamaikan sgl sesuatu dgn Allah, baik yg di bumi maupun yg di sorga.
Kolose 1:19-20
19 Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia,
20 dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.
+ Jemaat kolose yg dulu jauh dari Allah, memusuhi Allah dan hidup jahat didamaikan Allah dan dikuduskan dgn kematian Kristus . . .
Kolose 1:21-22
21 Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat,
22 sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.
UNTUK MEMENANGKAN JEMAAT, YESUS HARUS MENDERITA:
@ Ia harus mengosongkan diri sbg Allah menjadi hamba, taat sampai mati dan disalibkan.
Filipi 2:6-8
6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
@ Ia menderita krn dlm pelayanannya, bukan kehendakku (sbg manusia) tapi kehendakMu yg jadi (ingat pergumulan di getsemani, penderitaan menjelang sampai saat disalibkan . . .)
Aplikasi:
* banyak orang yg melayani pekerjaan Tuhan tapi tdk menyadari hal ini, tdk meneladani Yesus dlm melayani:
# bukan mengosongkan diri shg melayani dgn kerendahan hati sbg hamba . . .
Tetapi justru membawa segala kebesaran diri . . .; jabatan di perusahaan, kebesaran meresa lebih pandai, lebih mapan dlsbg.
Shg yg terjadi bukan melayani sbg hamba, tetapi melayani sbg tuan . . .
(makanya muncul banyak benturan krn masing2 ingin memerintah bukan melayani, masing2 cari kuasa bukan merendahkan diri . . .)
# melayani bukan yg Tuhan kehendaki tapi yg saya kehendaki, bukan yg Tuhan mau tapi yg saya mau . . .
Itulah sebabnya dlm pelayanan kita sering memaksakan kehendak. Kalau kehendak kita tdk dilaksanakan, kita jadi marah, ngambek, mundur pelayanan dlsb.
Saudara . . .  Dlm melayani pekerjaan Tuhan untuk memenangkan jiwa, kita harus meneladani Yesus.
** Inilah yg dilakukan Paulus dlm pelayanannya, yaitu meneladani Yesus, siap menderita u memenangkan jiwa (ay 24-29)
+ Paulus rela menderita bahkan bersukacita boleh menderita dlm melayani jemaat Tuhan sbg pemberita firman u orang bukan Yahudi.
Kolose 1:24-25
24 Sekarang aku bersukacita bahwa aku boleh menderita karena kamu, dan menggenapkan dalam dagingku apa yang kurang pada penderitaan Kristus, untuk tubuh-Nya, yaitu jemaat.
25 Aku telah menjadi pelayan jemaat itu sesuai dengan tugas yang dipercayakan Allah kepadaku untuk meneruskan firman-Nya dengan sepenuhnya kepada kamu,
+ Ia bersukacita sekalipun menderita karena Kristus terbuka bagi semua orang, dan Ia diam di hati setiap orang yg percaya.
Kolose 1:26-27
26 yaitu rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan, tetapi yang sekarang dinyatakan kepada orang-orang kudus-Nya.
27 Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!
+ untuk membawa setiap orang kpd Kristus, Paulus hrs menderita dgn sgl upaya yg sungguh untuk memberitakan, menasihati, mengajari tiap2 orang u bertumbuh dewasa dlm iman kpd Kristus.
Kolose 1:28-29
28 Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.
29 Itulah yang kuusahakan dan kupergumulkan dengan segala tenaga sesuai dengan kuasa-Nya, yang bekerja dengan kuat di dalam aku.
+ kita tahu bahwa u memenangkan jiwa kpd Tuhan, Paulus banyak mengalami penderitaan . . .
2 Korintus 11:23-28
23 Apakah mereka pelayan Kristus? — aku berkata seperti orang gila — aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut.
24 Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan, 
25 tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut.
26 Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu. 
27 Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,
28 dan, dengan tidak menyebut banyak hal lain lagi, urusanku sehari-hari, yaitu untuk memelihara semua jemaat-jemaat.
Pelayanan Paulus yg penuh derita spt kisah pejuang Masai di pedalaman  Afrika yg bernama Yoseph.
* ia mengenal Tuhan melalui seorang penginjil.
* ia pulang ke kampungnya u memenangkan jiwa
* ia ditolak dan dianiaya hampir mati sampai 3x
* akhirnya orang sekampungnya dimenangkan u Tuhan.
Aplikasi:
* Yesus, paulus dan pejuang Yoseph adalah contoh pelayan yg melayani dlm penderitaan. Mereka sungguh2 melayani untuk Tuhan, untuk memenangkan jiwa, untuk mendewasakan iman jemaat.
* Banyak orang (mungkin jg kita) yg merasa melayani Tuhan dlm penderitaan. 
Tapi bila kita jujur . . . Banyak pelayanan yg kita lakukan sebenarnya bukan melayani Tuhan, untuk memenangkan jiwa, tapi kita sebenarnya melayani diri sendiri;
- melayani keinginan2 kita, ego kita, kehausan kita akan jabatan, popularitas, pujian dlsbg. . . .
Lalu ketika semua keinginan itu tidak kita dapatkan . . . Lalu kita menjadi susah dan menderita.
Bukan seperti itu penderitaan yg dialami Paulus dan jg Yesus.
Ia menderita bukan krn haus jabatan, popularitas dan pujian, ia menderita krn ingin memenangkan jiwa bg Tuhan.
Itulah sebabnya Paulus bisa bersukacita sekalipun menderita, krn dipakai Allah u memenang jiwa.
Seperti apakah penderitaan yg saudara alami dlm pelayanan di jemaat Tuhan ini?
Hanya saudara dan Tuhan yg tahu.
Amin.

Hr, gkposksrtini 2014.11.02

20141023

Hymn dan Kontemporer : “Pujian yang Melintasi Zaman”

Efesus 5:15-21 

Bacaan Efesus 5: 15-21 adalah bagian dari perikop besar yaitu Efesus 5:1-21, yang isinya bagaimana menjadi penurut-penurut Allah (ay 1)

Efesus 5:1  Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih

Menjadi penurut-penurut Allah itu ada 3 hal, bahkan 4 hal (ay 21 dst.), yaitu:

1. Hidup di dalam kasih (ay 2-7)
2. Hidup sbg anak2 terang (ay 8-14)
3. Hidup sbg orang arif (ay 15-20)
4. Hidup merendahkan diri ... (ay 21-33)

Nah bagian kita berarti bgmn kita menjadi penurut2 Allah dgn Hidup sebagai orang yg arif / bijaksana:

"Perhatikanlah dengan seksama (dgn sungguh2), bagaimana kamu hidup, jangan seperti orang bebal (bodoh) tetapi seperti orang arif (bijaksana)

Contoh orang yg bebal  (bodoh) dan orang yg arif/bijaksana pernah Tuhan Yesus ungkapkan seperti orang yg membangun rumah di atas pasir dan di atas batu karang. (Matius 7: 24-27)

Yg membangun di atas pasir adalah orang bodoh, dan yg membangun di atas batu karang adalah orang yg bijaksana.

Siapakah mereka yg bodoh dan yg bijaksana itu?
Yg bodoh adalah mereka yg mendengar firman Tuhan tapi tdk melakukannya, sedangkan yg bijaksana adalah mereka yg mendengar firman Tuhan dan melakukannya.

Sedangkan dlm perumpamaan lima gadis yg bodoh dan lima gadis yg bijaksana, yg bodoh adalah mereka yg menanti, melakukan pekerjaannya tanpa iman, sedangkan yg bijaksana adalah mereka yg menanti kedatangan Tuhan, atau melakukan pekerjaannya dengan iman. (Matius 25:1-13)

Termasuk orang yg manakah kita ini? Orang yg bodoh atau orang ug bijaksana. Orang bebal atau orang arif.
Setiap minggu datang beribadah, setiap minggu dengar firman, setiap hari saat teduh.... tapi sudahkah firman Tuhan kita praktekan?


* orang arif: :Pergunakan waktu yg ada untuk mengerti kehendak Tuhan (16, 17)
Penjelasan:
Orang yg arif/bijaksana adalah orang yg mempergunakan waktunya u mencari kehendak Tuhan.

Setiap orang diberi waktu yg sama, yaitu 24 jam sehari; tua muda, miskin kaya, pintar nofoh, hamba org merdeka, waktunya semua sama.

Satu-satunya hal yang menjadi milik kita sepenuhnya adalah waktu; bahkan seseorang yang tidak memiliki apapun pasti memiliki waktu.
Baltasar Gracian

Waktu dlm pandangan Alkitab @ garis linear, ada awal, ada akhir. Jalan terus dan tdk akan pernah kembali. Krn itu pergunaksnlah waktu dgn sebaik2nya, u melakukan sgl hal yg baik, krn bila tidak, kamu akan rugi, penuh penyesalan.

Contoh: dgn berbagai macam alasan bannyak keluarga muda mengorbankan waktu betsama anak, anak lebih banyak dititip pd ortu, penitipan anak. Ketika waktu berlalu, anak menjadi pemuda dan dewasa yg tdk dekat dgn ortunya. Banyak ortu mrnyesali masa lalunya.

Pergunaksnlah waktu..., untuk apa?
Untuk berusaha mencari kehendak Tuhan! Artinya berusaha memprioritaskan kehendak Tuhan di dlm hidup kita.

Apa yg Tuhan mau u sy lakukan dlm hidup keluarga, studi, pekerjaan, pelayanan dlsbg. Mencari apa yg Tuhan mau, bukan apa yg sy mau.

Banyak orang kristen dlm hidupnya mengutamakan yg sy mau, bukan yg Tuhan mau.


* orang arif: Jangan mabuk oleh anggur tetapi penuh dengan Roh (18-20)

Mabuk oleh anggur diperhadapkan penuh dgn Roh?
Berarti ada persamaannya tapi jg perbedaannya.
Mabuk anggur = di bawah kendali pengaruh anggur/alkohol.
Shg tidak bisa mengendalikan emosi/hawa nafzu; marah2, berkata2 kasar, tidak sopan, berang, tidak tahu malu,  dlsb.


Penuh dgn Roh = di bawah pimpinan Roh (sepenuhnya) namun dilakukan dgn sadar karena mengetahui kehendak Roh (Allah).

Shg ia bisa mengendaliikan dirinya untuk sgl yg baik, itulah sebabnya ia berkata2 seorang thdp yg lain dengan mengutif Mazmur, kidung pujian dan nyanyian rohani.

Sebetul hal ini srperti org yg memotivasi, menguatkan dan menghibur orang yg patah semangat, undur, berduka dlsbg dgn nyanyian pujian berbagai jenis yg dinyanyikan dgn segenap hati shg menjdi berkat.

Ini berarti ia adalah orang yg rohani, suka beribadah, makanya ia tahu nyanyian pujian dari sgl jaman, yaitu mazmur, kidung/himne dan nyanyian rohani/lagu kontemporer waktu itu.

Mazmur : ...
Mazmur adalah nyanyian atau syair puji-pujian yang biasa dilantunkan oleh para nabi yang dipakai dalam ibadat di Bait Suci di Yerusalem dan upacara kerajaan pada masa IsraelKuno, kumpulan-kumpulannya terdapat pada Perjanjian Lamadi dalam Alkitab.

Pentingnya Nyanyian Mazmur untuk kehidupan gereja adalah sebagai salah satu unsur liturgi (Ibadah secara keseluruhan) dalam kehidupan gereja.[1] Sebagai cikal bakal nyanyian gerejawi, Mazmur dijuluki sebagai suara gereja, yaitu mencerminkan realitas kehidupan umat pada zamannya.[1] Mazmur merupakan sendi dari kehidupan gereja dan dalam kebangkitan sebuahnegara.[1] Mazmur 23, 84, 90, 100, 130, 150 atau pada banyak bagian lainnya merupakan kenangan dari perasaan seseorang.[1]

Gereja-gereja yang berharap memiliki ikatan persekutuan dengan gereja yang kudus dan am, menjadi satu tubuh di dalam Kristus melalui zaman dan konteksnya, gereja memerlukan Mazmur sebagai himne oikumenis


Kidung puji-pujian : ...
Himne atau gita puja adalah sejenis nyanyian pujaan, biasanya pujaan ditujukan untuk Tuhan atau Dewa.

Dalam kekristenan, lagu-lagu pujian banyak yang menggunakan himne. Dalam konteks kekristenan, himne merupakan gabungan dari unsur musik (pujian/nyanyian), sastra (puisi), dan teologi (pengajaran Alkitab). Biasanya puji-pujian pada saat hari Minggu dilangsungkan dengan menyanyikan lagu dari buku-buku Himne di gereja-gereja Protestan non-karismatik.


Nyanyian rohani : ...
Mengacu pada nyanyian kontemporer pada jaman itu atau nyanyian rohani populer pada jaman kita.
Intinya adalah bahwa kita boleh menggunakan berbagai jenis nyanyian untuk berkata-kata seorang dengan yang lain, dengan tujuan untuk menghibur, menguatkan, membagun iman dan lain sebagainya dan menjadi kesaksian yang memuliaakan nama Tuhan.


Dan dlm segala hal mereka mampu mengucap syukur senantiasa kpd Tuhan.


Jadi orang yg arif/bijaksana adalah orang yg mendengar firman dan melakukannya, menggunakan waktu dan kesempatan untuk mencari kehendak Tuhan dan hidupnya penuh sukacita dan pujian serta syukur krn penuh dgn Roh Kudus.

Banyak orang kristen hidupnya seperti orang yg mabuk anggur; hidupnya dikuasai hawa nafsu....
perkataannya.....bukan penuh pujian, tapi penuh umpatan thd sesama....
Bukah penuh ucapan syukur.... tapi keluhan dan gerutuan kpd Tuhan.


Saudara.... hiduplah seperti orang arif bukan seperti orang bebal, krn hidup sbg orang arif adalah hidup yg memuliskan Tuhan. Itulah juga PUJIAN YG MELINTASI JAMAN.

Selamat hari minggu, Tuhan memberkati! Amin!
HR, gkk pos gading serpong, 2014.10.19