Translate

20150314

Bersukacita di dalam Tuhan

Hasil gambar untuk bersukacita didalam tuhan
Gal 5:22-23; Filipi 4:4-9

* Mengapa saudara bersukacita? atau hal2 apa yg biasanya membuat saudara bersukacita?
* bgmn jika situasinya spt yg dialami oleh orang2 kristen di Irak dan Siria yg ditangkap dan diburu oleh ISIS (islamic stat irak n siria =negara islam irak siria) apa yg akan saudara rasakan? adakah sukacita di situ?
* lalu bgmn tanggapan saudara jika dlm sikon -sda- tiba2 ada orang yg menunggu u dieksekusi (dlm tayangan video Isis) berseru: "ayo jangan bersedih, mari kita bersukacita!"
- "becanda kale . . . ."
- "sudah gila kamu . . .!"
Penjelasan

Sikon seperti itulah yg dihadapi Paulus dan orang2 Kristen di Filipi ketika Rasul Paulus menulis surat ini, surat yg penuh dgn sukacita (16x dlm 12 ayat)
"Filipi 4:4  Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!"

Mungkin, ada jg orang yg berpikir mungkin Paulus sudah gila. krn dia sendiri sdg dipenjara rumah dan orang2 kristen hidup dalam kesusahan ketakutan dan aniaya, bgmn mungkin dia dan kita bersukacita dlm situasi spt itu?
* Tidak, Paulus tdk gila ketika ia menulis: bersukacitalah.
- krn ia tahu betul situasi yg sdg ia dan jemaat hadapi saat itu; ia sdg terpenjara mnunggu vonis mati, jemaat sdg takut, kuatir, dan menderita sbg org percaya.
* Paulus tdk gila dan tdk main2, itulah sebabnya ia katakan: "bersukacitalah . . ., sekali lagi kukatakan, bersukacitalah!"
- Paulus sdg bersungguh2 mengatakan ini!

* Apa alasannya dan bgmn caranya bersukacita dlm sikon yg tdk biasa spt itu?

1. krn Tuhan sudah dekat, dan keselamatan telah menjadi milik kita
Filipi 4:5  "Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!"

Paulus percaya kedatangan Tuhan segera datang. artinya bila Tuhan datang maka sgl duka berubah menjadi sukacita karena keselamatan  pasti menjadi milik org percaya,
- krn itu kita tdk boleh kalah oleh sikon yg ada, atau kebaikan tdk boleh kalah oleh kejahatan, itulah sebabnya ia katakan: "Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang."
Roma 12:21  Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!

* banyak orang kehilangan sukacita dlm hidup ini krn sikon yg dihadapi, keluarga, ekonomi, iman krn kurang menyadari bhw hidup ini sementara dan akan segera berakhir (bayangkan bila hidup yg sementara ini diisi dgn hati yg murung, sedih dan takut . . . apa jadinya hidup ini)
* iman dan pengharapan kita kpd Kristus harus mengubahkan kita menghadapi hidup ini dgn semangat dan sukacita krn keselamatan pasti menjadi milik kita.

2. Percaya pada kuasa pemeliharaan Tuhan
Filipi 4:6-7
6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Paulus percaya bhw dlm sgl situasi Tuhan memelihara kita dan menolong kita
Filipi 4:12-13, 19
12 Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.
13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

Kita selalu berada dlm lindungan kasih Allah
Roma 8:38-39
38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,
39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

* Sprt burung dan bunga Tuhan pelihara, rambut di kepala pun terhitung jumlahnya, dan tdk sehelai pun jatuh tanpa pengetahuannya.

* Bila kita sadar betapa hebatnya Tuhan bekerja dlm sgl sesuatu untuk memelihara dan melindungi anak2Nya, maka kita tidak mudah kehilangan sukacita betapa pun sulit dan beratnya hidup yg kita jalani.


3. Pikirkan sgl yg baik dan lakukan
Filipi 4:8-9
8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

* Pikiran @ pusat kesadaran hidup kita. Kalau kita mau mengubah seseorang ubahlah melalui pikirannya; via pendidikan, mindset/pola pikirnya:
* bila pikiran dimasuki hal2 yg buruk, jahat maka buruk dan jahatlah perbuatan kita. Sebaliknya bila diisi dgn sgl yg baik maka baiklah yg kita buat.
* u bersukacita senantiasa.  . . pikirkanlah apa yg disebut kebajikan dan patut dipuji dan perbuatlah itu . . .
* yg dipikir - itu yg kita perbuat - sering diperbuat menjadi kebiasaan - kemudian menjadi karakter - menjadi gaya hidup
Filipi 2:5  Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

* pikiran itu spt sumber/mata air, bila sumbernya baik maka seluruh yg dialirinya menjadi baik. Tapi bila sumbernya buruk, tercemar, terkontaminasi maka seluruh yg dialirinya buruk dan binasa.

* Sumber yg seharusnya mengisi pikiran kita adalah Kristus sendiri, pikiran dan perasaaan Kristus, itulah artinya kita menjadi pengikut Kristus, menjadi orang Kristen
* kalau pikiran kita dipenuhi oleh Kristus maka yg mengalir melalui perkataan, perbuatan dan apa pun juga mencermin Kristus dlm hidup kita.
* Kristus spt pokok anggur dan kita cabang dan rantingnya shg kita berbuah lebat, dan salah satu buahnya adalah sukacita di dalam Tuhan.
Marilah kita bersukacita senantiasa di dlm Tuhan krn kita telah diselamatankan dipelihara dikasihi dan selalu dipimpin-Nya.  Amin.

Bogor, 14.03.2015
Pdt. Handri Rusli

20150313

HIDUP BERJALAN BERSAMA TUHAN

Hasil gambar untuk hidup berjalan bersama tuhanMikha 4:1-5

Ketika Pa Jokowi menjabat sbg Gubernur Jakarta, para wartawan yg mau berjalan bersamanya dibuat kewalahan. Bgmn tdk, ia blusukan kapan saja dan kemana saja yg dia mau. Tidak selalu mengikti jadwal dan aturan serta kebiasaan para pejabat pada umumnya.
Kemudian Sejak Pa Jokowi jadi Presiden, Giliran Paspampres; orang2 yg berjalan bersamanya dibuat kewalahan juga, krn katanya: paspampres itu harus ngikuti saya, bukan saya yg ngikuti mereka. Saya kan Presidennya, masa preseiden diatur bawahan!

Itulah artinya berjalan bersama orang yg memiliki otoritas jauh lebih tinggi drpd kita.
Kita yg harus mengikuti apa yg dia mau, bukan dia mengikuti apa yg kita mau.
Itulah juga artinya bila kita berjalan bersama Tuhan; kita harus mengikuti yg Tuhan mau, bukan Tuhan mengikuti yg kita mau. Kalau ini terjadi, itu namanya kita tdk tahu diri.

Tapi . . . yg sering terjadi . . .  Kita sering memaksa Tuhan untuk mengikuti yg kita mau!
Melalui teks hari ini kita akan belajar bhw
Hidup berjalan dengan TUHAN, adalah hidup yang taat kepada pengajaran dan firman-Nya senantiasa. 

Mari kita perhatikan teks Alkitab bacaan kita:
* Teks ini berisi pengharapan atau nubuat ttg apa yg akan terjadi nanti, yaitu bhw pada hari-hari terakhir (yaitu ketika umat kembali dari hukuman di Babel; atau masa depan yg lebih jauh lagi yaitu ketika mesias datang kembali sebagai raja) , umat bahkan seluruh bangsa akan hidup berjalan bersama Tuhan.
* Dari mana harapan spt ini muncul? Harapan ini muncul karena umat telah mengalami kegagalan dalam menjalani hidup bersama Tuhan, gagal menjalani hidup seperti yg Tuhan mau.
* Pasal 1-3 kitab Mikha menceritakan hal itu, yaitu umat menyembah ilah-ilah lain dan berbuat kejahatan. Bahkan para pemimpin dan ulama pun berbuat demikian, shg Tuhan akan menghukum mereka dgn membuang mereka ke negeri orang.
* Di tengah berita penghukuman ini, ada pengharapan bhw pada akhirnya nanti Tuhan akan memulihkan mereka dan menjadikan mereka umat yg berjalan bersama Tuhan.
* Perhatikan kata:
(ay 2) supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya;
(ay 5) Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya.
Seperti apakah umat yg berjalan bersama Tuhan itu?

1. Berjalan bersama Tuhan, berarti Bersedia datang ke Rumah Tuhan, mendengar pengajaranNya dan mentaatinya (Ay. 1-2). 
1 Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana,
2 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem


* Bahkan yg rindu berjalan bersama Tuhan, bukan saja umat israel dan yehuda tetapi juga seluruh bangsa.
Bila kita perhatikan kehidupan saat ini, maka kita akan dapati:
* banyak orang yg datang ke rumah Tuhan, tentu itu baik, tapi utk apa mereka datang?
Ternyata banyak yang hanya rutinitas dan aktifitas belaka, mereka datang tetapi bukan rindu untuk mendengar pengjaran Tuhan melalui pemberitaan Firman-Nya.
Saudara . . . ,Tuhan ingin kita spt Maria, yang datang untuk mendengar, dan bukan spt Martha yang sibuk di hadapan Tuhan, tapi hatinya kosong krn tidak mendengar firman Tuhan.
* Tetapi banyak juga orang yg datang beribadah ke Rumah Tuhan dan mendengar firman Tuhan, namun setelah keluar tempat ibadah mereka tidak memelihara dalam hidupnya;  tidak menjalani dan mentaatinya.
Saudara . . . , orang yg mendengar firman dan melakukannya adalah org yg berbahagia, karena:
Ia spt tanah yg subur, sehingga Firman yg ditabur itu berakar, bertumbuh dan berbuah dalam hidupnya.
Ia juga spt orang yg bijaksana yg membangun rumahnya di atas batu karang, sehingga ketika hujan, banjir dan badai kehidupan datang, ia tetap dapat berdiri dengan kokoh.

2. Hidup berjalan bersama TUHAN adalah hidup yang bersedia dipimpin oleh Tuhan shg hidupnya penuh damai sejahtera(Ayat 3-4)

3 Ia akan menjadi hakim antara banyak bangsa, dan akan menjadi wasit bagi suku-suku bangsa yang besar sampai ke tempat yang jauh; mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak, dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang.
4 Tetapi mereka masing-masing akan duduk di bawah pohon anggurnya dan di bawah pohon aranya dengan tidak ada yang mengejutkan, sebab mulut TUHAN semesta alam yang mengatakannya.


* Pada ayat 3 dikatakan, Tuhan akan menjadi hakim, artinya menjadi pemimpin yg memutuskan perkara dgn adil.
* Dikatakan juga, Tuhan akan menjadi wasit, artinya menjadi pemimpin pertandingan yg tdk memihak.

Bila Tuhan menjadi hakim dan wasit yg memimpin bangsa-bangsa, maka tdk akan ada lagi perang (ay 3b) tetapi akan ada damai sejahtera bagi bangsa-bangsa (ay 4).

Bercermin dari bagian firman ini, kita melihat:
* Ada banyak orang merasa berjalan bersama Tuhan, tapi tdk menyerahkan hidupnya dipimpin oleh Tuhan melainkan berjalan sendiri menurut kehendaknya. Bukan yg Tuhan mau tapi yg saya mau.
shg hidupnya bukan dipenuhi damai sejahtera tetapi kebencian, dendam, iri hati, dengki dan berbagai macam kekuatiran.
Bersediakah Saudara dipimpin oleh Tuhan?
Hal ini spt seorang buta yg dituntun oleh ibunya sekalipun tidak tahu jalan di depannya namun ia terus mendengar dan taat apa yang diperintahkan ibunya.  Atau spt sebuah keluarga Airasia yg tdk jadi berangkat, mulanya marah2, tapi kemudian mereka sadar bahwa Tuhan sdg memimpinnya, sehingga mereka tdak jadi berangkat dan selamat dari kecelakaan.

3. Hidup berjalan bersama TUHAN adalah hidup yg penuh komitment dan kesetiaan  (Ayat 5).

(ay 5) Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya.

* Berjalan bersama Tuhan bukan berarti tanpa tantangan dan godaan, krn dlm perjalan hidup yg kita tempuh kita akan selalu diperhadapkan pada orang2 yg menyembah ilah2 lain yg hidupnya mungkin kelihatan lebih makmur, lebih berhasil, lebih bahagia dlsbg shg bisa saja kita tergoda untuk meninggalkan Tuhan dan memperilah yg bukan Tuhan.
* Tetapi orang yg percaya bhw pada akhirnya nanti Tuhanlah yg memerintah dunia ini dan mendatangkan damai sejahtera dapat berkata:
"Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya. "

Berjalan berswama Tuhan ini bisa diibaratkan seperti kita hendak pergi ketempat wisata yg sangat indah:
Sebelum berangkat kita harus membawa mobil ke bengkel untuk dicek kelayakannya menempuh perjalanan jauh. kemudian mempersiapkan dan mempelajari peta  atau gps. Lalu selama perjalanan patuhi rambu lalin dan marka jalan. Dalam perjalanan kita juga akan menghadapi jalan rusak, berlumpur, berbatu, naik dan turun, berkelok2, macet dlsbg. Bisa saja kita tergoda untuk tidak meneruskan perjalanan karena melihat tempat2 wisata sepanjang jalan yg menggoda dan cukup indah. Namun ketika kita tetap komit dan setia serta taat, maka kita akan tiba ditujuan dgn penuh bahagia, karena ternyata tempat yang kita tuju itu jauh lebih indah dari semua tempat yang pernah kita lihat di perjalanan.

Dari firman Tuhan ini kita dapat renungkan, bahwa:
* memasuki tahun yg baru 2015 ini, Tuhan menghendaki kita berjalan bersama-Nya, bukan utk sehari, seminggu atau sebulan, tapi sepanjang tahun bahkan sepanjang umur hidup kita.
* banyak godaan dan tawaran dunia yg bisa menggoyahkan komitmen dan kesetiaan kita berjalan bersama Tuhan; misal: harta, tahta dan wanita atau pria (pasangan hidup) yang bisa membuat kita meninggalkan Tuhan.
* Percayalah bahwa berjalan bersama Tuhan adalah yg terbaik dalam hidup kita, karena itu jangan tukar kesetiaan kpd Tuhan dgn sgl kebahagiaan semu dan se-saat yg ditawarkan dunia kpd kita.

Selamat Tahun Baru 2015, mari kita jalani sepanjang tahun ini bersama Tuhan dgn percaya, setia dan taat pada Tuhan dan firman-Nya.
Amin!

Bogor, GK Pos Kartini 01.01.2015
Pdt. Handri Rusli