Translate

20210129

ALLAH SUMBER KEKUATAN

Yesaya 40 : 21 - 31 

Apa yang membuat Anda merasa capek lelah, letih dan lesu dalam menjalani hidup ini?

Umat Israel dalam perikop yang kita baca  sedang mengeluh merasa capek dan lelah dalam kehidupan yang mereka jalani di tanah pembuangan; mungkin mereka merasa capek dan lelah hidup sebagai budak di negeri asing dan mungkin dalam kelelahan itu mereka hampir berputus asa dan tidak lagi berani berharap bahwa mereka bisa kembali ke negerinya. Dan mereka merasa bahwa Tuhan seolah-olah telah meninggalkan mereka, menyembunyikan wajah-Nya dari mereka dan tidak mau tahu dengan nasib hidup mereka. 

Dalam suasana seperti itu Firman Tuhan datang kepada mereka melalui Nabi Yesaya  untuk menguatkan dan menghibur mereka agar mereka tidak menjadi putus asa dalam menjalani hidup yang berat yang mereka alami. 

Melalui Yesaya, Tuhan menyatakan bahwa Dia-lah yang menciptakan alam semesta dan yang berkuasa atas seluruh ciptaan-Nya, Dia
tidak pernah menjadi lelah dan lesu, dan hikmat-Nya tidak terselami. 

Bila umat menyadari siapa Allahnya dan sungguh percaya bahwa Allah tidak pernah meninggalkan mereka dan Allah mengetahui segala penderitaan mereka dan Ia tidak tinggal diam melainkan akan menolong mereka dan mengembalikan mereka ke negerinya pada saatnya nanti, maka umat akan memiliki semangat dan kekuatan baru dengan berpengharapan kepada Tuhan dalam menjalani kehidupan yang berat itu.

Dikatakan umat tidak akan menjadi lelah dan tidak akan menjadi lesu, mereka seumpama seperti Rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya mereka berlari dan tidak menjadi lesu dan mereka akan berjalan dan tidak menjadi lelah. Itulah orang-orang yang mengandalkan Tuhan dengan hidup berpengharapan kepada-Nya.

Bercermin dari firman hari ini, apa yang selama ini melelahkan hidup kita? Mungkin pandemi ini, kehidupan ekonomi yang semakin berat, pergumulan rumah tangga,  atau persoalan-persoalan pribadi kita telah melelahkan kita?
Marilah dalam segala upaya kita menjalani kehidupan ini,  kita tetap percaya pada kuasa dan kasih Tuhan serta terus berpengharapan pada pertolongan-Nya sehingga kita dikuatkan menjalani kehidupan yang melelahkan ini.
Selamat hari Minggu, Tuhan Yesus memberkati!

HR, (renungan warta gkb, 31.01.2021)

20201223

BERITA SUKACITA BAGI SELURUH BANGSA

 Lukas 2:1-20


Berita apa yang dapat membuat Anda bersukacita pada Natal di tengah Pandemi Covid-19 ini? Mungkin bagi sebagian besar orang berita telah hadirnya vaksin Covid-19 adalah berita sukacita bagi seluruh dunia, bagi Indonesia dan bagi Anda. Karena bagi rakyat Indonesia Vaksin itu akan diberikan secara gratis untuk semua orang kaya dan miskin.

Lahirnya Juruselamat adalah berita sukacita bagi seluruh bangsa (10-11), bukan saja bagi Israel yang saat itu sedang menantikan datangnya Mesias, keturunan Daud, yang akan membawa mereka pada kejayaan seperti pada masa lalu ketika Daud memerintah sebagai raja. Berita sukacita itu untuk semua orang tanpa kecuali, termasuk untuk para gembala yang saat itu adalah kelompok orang yang dianggap paling rendah dalam strata sosial, pekerja kasar, tidak berpendidikan dan tidak menjalani hidup keagamaan.

Bukti bahwa berita sukacita itu, Juruselamat itu (juga) untuk mereka, para gembala, adalah mereka dapat datang dan menjumpai Juruselamat yang baru lahir itu di tempat keseharian hidup mereka, dunia mereka, tidak jauh dari padang dimana mereka menggembalakan ternaknya, dibaringkan di palungan tempat makanan ternak, benda yang biasa mereka jumpai sehari-hari. Sungguh Juruselamat itu lahir bagi mereka dalam dunia mereka, para gembala. Itulah sebabnya mereka sangat bersukacita, "Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka" (Lukas 2:20).  

Berita sukacita Natal, lahirnya Juruselamat bukan hanya untuk para gembala tetapi juga bagi kita, bagi Anda dan saya, karena malaikat itu berkata, "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (11) dan  inilah "kesukaan besar untuk seluruh bangsa" (10).
Sudahkah berita sukacita ini membuat kita, Anda dan saya, mengalami dan merasakan sukacita itu? Apa buktinya?  Patutkah sukacita yang kita alami, kita simpan untuk diri sendiri?

"Selamat Natal, selamat mengalami sukacita besar karena hari ini telah lahir Juruselamat, yaitu Kristus Tuhan di dalam hidupmu." Amin.


HR, warta gkb, 25.12.2020