Translate

20150312

Biji Gandum yang Memberi Hidup

Hasil gambar untuk biji gandum yang memberi hidupYohanes 12:20-33
Ketika Yesus dan mirid-murid-Nya tiba di Yerusalem ternyata banyak juga orang yang datang ke sana untuk beribadah merayakan hari raya Paskah. Mereka bukan hanya orang-orang Yahudi tetapi juga dari berbagai bangsa yang memeluk agama Yahudi, diantaranya adalah orang-orang Yunani. Dikatakan bahwa beberapa orang Yunani yang datang beribadah itu ingin berjumpa dengan Yesus. Dan ketika mereka berjumpa dengan Yesus, kesempatan ini dipakai oleh Yesus untuk menjelaskan bahwa saat kematian-Nya telah tiba, tetapi dengan kematian-Nya itu Ia akan membuka jalan bagi semua orang, Yahudi dan non Yahudi, untuk datang kepada-Nya dan mendapatkan keselamatan hidup kekal.

Demikian Yesus menjelaskan bahwa kematian-Nya ibarat biji gandum yang ditanam dalam tanah dan mati, tapi kemudian bertumbuh dan menghasilkan banyak buah (ay.24). Hal ini sama dengan ketika Yesus ditinggikan disalib, maka Ia akan  menarik semua orang datang kepada-Nya, dan serentak dengan itu penguasa dunia ini, si Iblis, disingkirkan dan dipatahkan kuasanya (ay.31-32). Dengan begitu melalui hidup dan kematian Yesus nama Allah Bapa dipermuliakan (ay.27-28).
Dengan jalan yang sama, kematian kita pun sebagai orang percaya akan menghasilkan buah hidup yang kekal, yaitu ketika kita tidak menyangkan nyawa kita demi mengikut dan melayani Dia selama di dunia ini. Demikian Ia berkata:
"Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa"
(ay.25-26).

Saudara... diminggu prapaskah empat ini, kita dipanggil dan diingatkan, sebagaimana Yesus telah hidup dan mati untuk memuliakan Bapa, demikian juga hendaknya hidup dan mati kita adalah untuk memuliakan Tuhan, sehingga dengan begitu sesungguhnya kita telah memeliharanya untuk hidup yang kekal.
Selamat menjalani minggu pra paskah empat, Tuhan Yesus menyertai kita. Amin!
Renungan Warta GKBgr 2015.03.15
Pdt. Handri Rusli

20141127

Dipanggil Untuk Diberkati dan Menjadi Berkat

Kejadian 12:1-9

PENDAHULUAN
* kisah panggilan Abram saya bandingkan dengan banyak orang yg pergi meninggalkan kampung halamannya, bahkan negerinya untuk pergi ke kota dan negara tetangga.
* Mereka pergi karena kehidupan di kampungnya atau negaranya mengalami keterpurukan, jadi mereka pergi karena ingin memperbaiki nasib hidupnya.
* Biasanya sebelum pergi, mereka sudah cari tahu terlebih dahulu ke mana mereka akan pergi, kota atau negara mana dan seperti apa kota dan negara tersebut. Tentu mereka akan memilih kota dan negara yg makmur, yg menjanjikan hidup yg lebih baik, yg memiliki banyak kesempatan untuk bekerja dan menggubah nasib hidup mereka.
* Rasa2nya, menurut saya, hampir tidak ada orang yg mau pergi tapi tidak tahu mau pergi ke mana, tanpa tujuan yg jelas.

* Hal ini berbeda dengan apa yg dialami Abram dalam perikop yang kita baca.  Mari kita ikuti kisahnya ....

* Pergilah dari negerimu ... (ay 1-3)


PENJELASAN
* panggilan/perintah Tuhan: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu... berarti panggilan u keluar dari kehidupannya yg lama, kpd kehidupan yg penuh ketidakpastian.

>> Seperti apa kehidupan Abram yg hrs ia tinggalkan?

* Abram semula tinggal di Ur-kasdim (kota diselatan babilonia) kota kafir sbg pusat penyembahan bulan.

* Terah ortu Abram membawa mereka pindah ke kota Haran (sebenarnya tujuan utamanya adalah negeri kanaan), yg merupakan kota perdagangan. Tampaknya mereka cukup betah tinggal di Haran krn kota itu membawa kemakmuran bagi mereka (lihat ay 5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran;)
* sampai akhirnya Terah, ortu Abram meninggal di Haran.

* Jadi di tengah2 rasa nyaman di kota/negeri yg memberi kemakmuran kpd Abram itulah  Tuhan berfirman memanggil Abram untuk pergi meninggalkan negeri, sanak saudara dan rumah ortu..... ke negeri yg akan Tuhan tunjukkan nanti.... (Allahualam= cuma Tuhan yg tahu)

* artinya Abram dipanggil untuk meninggalkan semua yg selama ini melindunginya, memberi rasa aman, kepastian kepada hal yg tidak tahu pasti.... ke negeri yg akan Kutunjukkan...

* Bila saudara dlm posisi Abram; sedang nyaman2nya, enak2nya menjalani hidup lalu ada yg menawarkan pergi tinggalkan kehidupan ini lalu jalani kehidupan yg belum pasti, bahkan pergi ke tempat yg belum pasti. BAGAIMANA SIKAP SAUDARA?
>> mikir...., timbang2......

* Di sini Abram diperhadapkan dgn pilihan; pergi dgn ketidakpastian atau tidak dgn segala kenyamanan yg dimiliki.

* ,mengenai pilihan kita diingatkan pada:
Yosua 24:15  Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"

Ibrani 4:7  Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas:"Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!" 


Bila Abram memilih untuk pergi... maka janji berkat; diberkati dan menjadi berkat menjadi milik Abram dan keturunannya.

ILUSTRASI:
Kisah pemuda pegawai toko mas, yang dipercaya oleh majikannya untuk membuka toko mas sendiri. Namun ketika ia cukup berhasil menjalani usahanya, tiba-tiba ia merninggalkan semuanya u studi teologi dengan alasan bahwa ia merasa terpanggil untuk menjadi pelayan Tuhan.


APLIKASI:
* banyak orang yg merasa terpanggil u menjadi.... ... (-merasa dipanggil @ subyektif-), banyak jg orang merasa tidak terpanggil ....

* Abram bukan merasa terpanggil, tapi ia sungguh2 dipanggil, dgn tegas firman berkata: "pergilah...."

Jadi apakah ia merasa atau tdk merasa... scr objektif Tuhan memanggil Abram.

* setiap orang percaya @ orang2 yg dipanggil ke luar....
> sprt Israel dipanggil keluar dari perbudakan mesir ke negeri perjanjian
> gereja, setiap org percaya (apakah merasa atau tdk merasa terpanggil) scr objektif Tuhan memanggil kita keluar dari dosa, dar kehidupan duniawi ke negeri surgawi (yg akan Tuhan tunjukkan)

* Yesus berkata: marilah kepadaKu semua yg letih lesu dan berbeban berat....Aku akan memberi kelegaan kpd mu.

* kpd nelayan, pemungut cukai, ..... Yesus: "ikutlah Aku....."

* dipanggil untuk diberkati dan menjadi betkat bg sesama > keselamstan di dlm Kritus.

* banyak alasan orang menolak panggilan itu; masih muda, terlalu tua, jangan saya, sdg sibuk kerja, karier, masih bergelimang dosa dlsbg.....
Ini spt undangan pesta kawin banyak yg diundang tapi sedikit yg datang .....

* menerima panggilan atau menolak panggilan, itu adalah pilihan saudara.... tapi ingat setiap pilihan yg kita ambil, mengandung konsekwensi, akibat bg hidup kita ke depan.


LALU BGMN SIKAP ABRAM MENDENGAR PANGGILAN ITU.

* lalu pergilah Abram ... (ay 4-9)

4 Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, ...

PENJELASAN
* Abram pergi spt yg difirmankan Tuhan = melakukan spt yg diperintahkan Tuhan
dgn cara meninggalkan negeri, sanak keluarga dan rumah ortunya,
Ini artinya ia meninggalkan kehidupan lama, dan hidup dgn cara baru, yaitu percaya pada pimpinan dan tuntunan Tuhan, berjalan dgn iman.

Yakobus 2:17  Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

1 Yohanes 2:4  Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran.


* Ketika Abram pergi, Abram belum tahu negeri mana yg akan Tuhan tunjukkan kpdnya,

>> Jadi dibutuhkan langkah iman utk pergi dan taat pada panggilan itu.

Ibrani 11:8
8 Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.



kebetulan ia berencana mau ke kanaan, maka ia berangkat saja ke sana (ay 5), berjalan melalui negeri itu (ay 6),  ternyata negeri itulah yg Tuhan berikan bg Abram dan keturunannya (ay 7)

* ay 7, mendirikan mezbah, ay 8 kemudian pindah.... memasang kemah, mendirikan mezbah..., sesudah itu berangkat makin jauh....(ay 9)

Mezbah = tanda kesetiaan dan percaya pd janji2 Tuhan
Kemah = pengumuman bhw tanah itu akan menjadi miliknya.

Ibrani 11:9-10
9 Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu.
10 Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.


ILUSTRASI:
Seorang anak yg buta sejak lahir bereni terus berjalan .... karena percaya ayahnya menuntun dia dengan penuh kasih sayang. Sehingga sekalipun ia tidak tahu kemana tujuannya tapi percaya ayahnya akan membawa dia ke tempat yg aman.
-

APLIKASI:
* seperti itulah orang yg berjalan dgn iman, sekalipun tdk atau belum melihat kehidupan yg ada di depan kita tapi kita mau terus melangkah krn percaya pd Tuhan dan firmanNya, pd janji2 keselamatannya yg menuntun ke tanah air surgawi.

* berjalan dgn iman berarti: ...
> berani mengambil keputusan atau tindakan beedasarkan iman percaya pd Tuhan.
> bergantung pada pimpinan Tuhan langkah demi langkah, >> itu berarti harus dengar2an Firman, setia dan taat. (Spt orang buta yg mengikuti petunjuk yg ia dengar.

* setelah mendengar firman.... lalu pergilah Abran spt yg difirmankan Tuhan kpdnya.
>> banyak orang mendengar firman, mungkin setiap hari...., atau setiap minggu, atau sudah hafal firman.... tapi hidupnya tdk spt yg difirmankan Tuhan.

>> banyak orang sudah menjadi kristen bertahun2 bahkan sejak lahir tapi hidupnya tdk berbeda dgn orang2 yg tdk mengenal Allah; pemabuk, penjudi, penjinah, koruptor, pelaku kdrt dlsb.

Mengapa? > krn mereka mendengar firman tp tdk melakukan, mereka dipanggil tp tdk meninggalkan kehidupan lamanya. ........

* Saudara..., kita semua adalah orang2 yg dipanggil oleh Tuhan, dipanggil untuk apa?
> untuk keluar, meninggalkan kehidupsn yg lama, yg penuh dosa dan kejahatan (bertobat= meninggalkan hidup yg lama menuju hidup yg baru)

> untuk berjalan dlm iman dan pengharapan akan janji2 Tuhan (berkat rohani di dlm sorga, yaitu keselamatan)

> untuk menjadi berkat bagi seluruh bangsa,  dan semua orang yg belum percaya yg masih hidup dlm dosa. Melalui seluruh hidup kita, perkataan dan perbutan yang lahir dari hati dan pikiran yg tertuju kepada Tuhan, kita dapat menjadi berkat bagi semua orang di mana saja kita berada.

KATA PENUTUP:

SAUDARA, ... PERCAYALAH  -APAKAH SAUDARA MERASA TERPANGGIL ATAU TDK MERASA TERPANGGIL- SAUDARA ADALAH ORANG-ORANG YANG DIPANGGIL TUHAN MENJADI UMAT YG DIBERKATINYA DAN MENJADI BERKAT, KARENA ITU HENDAKLAH HIDUP SAUDARA BERPADANAN DENGAN PANGGILAN ITU.

Efesus 4:1  Sebab itu aku menasihatkan kamu, .....  supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu.


Amin!

HR. Langham thp 1, Manokwari 17.11.2014