Translate

20190528

TUGAS DIMASA PENANTIAN

Kisah Para Rasul 1:1-11

Di jaman serba instan dan cepat saat ini, adalah tidak mudah untuk menunggu dan bersikap sabar dalam menghadapi segala sesuatu dalam kehidupan. Tak terkecuali dengan kehidupan rohani kita. Kita ingin Tuhan segera menjawab doa, segera menolong dan segera memberi jalan keluar dalam setiap persoalan hidup. Dan kita pun sering kurang sabar, tidak mau menunggu serta mempertimbangkan waktu yang tepat dalam melakukan ini dan itu dalam hidup dan pelayanan sehingga tidak membawa kebaikan pada akhirnya. 

Melalui Kisah Para Rasul 1:1-11, kita diingatkan bahwa Tuhan pernah   memerintahkan para murid untuk menunggu/menantikan Roh Kudus  yang akan datang menyertai mereka dengan kuasa sebelum mereka pergi untuk menjadi saksi-Nya di seluruh dunia sampai Ia datang kembali.

Dalam perikop ini ada dua hal yang dapat kita renungkan. Pertama, para murid diingatkan untuk tetap tinggal di Yerusalem menantikan janji Bapa bahwa mereka akan dibaptis dengan Roh Kudus dan menerima kuasa untuk menjadi saksi-Nya (ayat 1-8). Masa penantian ini diisi dengan percaya dan berdoa sampai Roh Kudus dicurahkan pada para murid. Kedua, para murid diingatkan untuk menantikan kedatangan Kristus kembali (ayat 9-11). Masa penantian ini harus diisi dengan menjadi saksi-Nya di seluruh bumi sampai Ia datang kembali. Menjadi saksi Kristus baik dahulu mau pun kini, sering kali bukan perkara mudah bahkan nyawa menjadi taruhannya. Itulah sebabnya para murid  harus menunggu Roh Kudus memimpin dan menyertai untuk menjadi saksi-Nya.

Sejak Roh Kudus dicurahkan hingga saat ini sesungguhnya hidul kita dipimpin dan disertai oleh Roh Kudus dan bukan karena kuat dan hebatnya kita.  Firman ini juga mengingatkan  kita untuk tetap percaya pada hari kedatangan-Nya dan menantikan kedatangan-Nya itu dengan terus hidup menjadi saksi-Nya. Sudahkah kita menyadari ini dan menyaksikan Kristus  dalam hidup dan pelayanan kita?


KRISTUS YANG NAIK KE SURGA AKAN DATANG KEMBALI MEMBAWA KITA KE SANA, DAN ROH KUDUS MENOLONG KITA MENANTIKAN DIA KEMBALI DENGAN HIDUP MENJADI SAKSI-NYA


HR, Renungan Warta Jemaat GKB, 30.05.2019

20190524

DIPIMPIN OLEH ROH KUDUS

Kisah Para Rasul 16:6-15

Bila kita memperhatikan tema renungan hari ini, mungkin ada diantara kita terbersit pertanyaan, "seperti apa dan bagaimana hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus itu?" 

Kisah Para Rasul 16:6-15, menceritakan kepada kita pengalaman hidup  pelayanan Paulus dan Silas yang  dipimpin Roh Kudus dalam memberitakan Injil ke Makedonia. Bermula dari perjalanan keliling dari kota ke kota untuk menyampaikan kepada jemaat-jemaat hasil persidangan para rasul di Yerusalem agar ditaati, mereka juga memakai kesempatan itu untuk memberitakan Injil ke provinsi Asia (wilayah kekaisaran Romawi) namun dikatakan "... Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia" (ayat 6), dan Roh Yesus tidak mengizinkan mereka masuk ke Bitinia (ayat 7). Akhirnya melalui sebuah penglihatan Paulus dan Silas menarik kesimpulan, bahwa Allah memanggil mereka untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di Makedonia (ayat 10). Maka mereka berangkat  Makedonia dan tiba di kota Filipi, kota perantauan orang Roma (ayat 12).  Di  Filipi setelah mecari dan menduga letak tempat ibadah Yahudi, akhirnya mereka berjumpa dengan Lidia yang menjadi percaya dan dibaptis dengan seisi rumahnya (ayat 13-15).

Dari kisah ini kita belajar bahwa Roh Kudus dapat memimpin kita dengan memberi kepekaan dan hikmat dalam menyikapi situasi-situasi yang kita hadapi dalam pelayanan. Melaui "halangan-halangan",  visi atau penglihatan, menarik kesimpulan dan menduga, semuanya dapat dipakai untuk mengarahkan kita melakukan misi sesuai rencana-Nya. Sehingga melaluinya Tuhan menuntun kita berjumpa dengan seseorang atau orang-orang yang dapat mendengar Injil dan diselamatkan. 


TUHAN DAPAT MEMAKAI SEGALA SESUATU YANG KITA ALAMI DALAM  HIDUP DAN PELAYANAN UNTUK MENGARAHKAN  KITA AGAR HIDUP SESUAI RENCANA-NYA.
 
HR, Renungan Warta Jemaat GKB, 26.05.2019